Melompat Lebih Tinggi

Kembali ke beberapa hari yang lalu saat kita bernyanyi bersama dan melompat mengikuti alunan musik. Akhirnya bisa melihat Sheila On 7 dan Payung Teduh dengan mata kepalaku sendiri. Sebenarnya aku sendiri bukan seorang maniak SO7 maupun Payung Teduh, hanya saja lagu-lagu mereka memang bagus, recommended to you. Dan aku juga bukanlah cewek yang suka nonton konser, tapi berhubung yang diundang adalah band legendaris, ya mana bisa menolak, apalagi tiketnya nggak mahal. Selain SO7 dan Payung Teduh, ada juga band lokal yang memang sudah langganan manggung di Solo, ya Fisip Meraung. Band yang mengaku band sosialis ini bahkan bagi-bagi mie instan ke penonton, dengan lawakan khas jawa dan lagunya yang gokil, mereka berhasil menghibur para penonton.

Setelah penampilan Fisip Meraung, disusul penampilan dari Payung Teduh, mereka membawakan banyak lagu, diantaranya yaitu Angin Pujaan Hujan, Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan, Resah, Tidurlah, dan masih ada beberapa lagi. Lagu Payung Teduh yang khas dan mendayu-dayu ini membuat penonton baper antusias dan ikut bernyanyi bersama.

Terakhir adalah penampilan SO7 yang sudah sangat ditunggu-tunggu oleh penonton, begitu Duta masuk ke panggung, penonton terutama penggemar-penggemar SO7 langsung berteriak menyambut kedatangannya. Lagu pertama yang dibawakan SO7 mungkin belum terlalu familiar karena lagu tersebut diambil dari album terbaru SO7, ya tidak masalah, ini masih warming up. Setelah itu, lagu Seberapa Pantas, Yang Terlewatkan, Melompat Lebih Tinggi, Saat Aku Lanjut Usia, Pemuja Rahasia, dan single pertama dari album mereka menemani malam kami. Kami bernyanyi bersama, bertepuk tangan, dan melompat. Event yang dinamai Artefac ini diadakan oleh FEB UNS, selain konser juga ada kegiatan lain yang diadakan sebelum konser. You did it, guys! Well done.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ENZIM | TANYA DAN JAWAB

Culinary Review: The Solchic Solo, Chicken Package Easy Wings

Contoh Resensi Antologi Cerpen (Buku Fiksi)