Contoh Resensi Antologi Cerpen (Buku Fiksi)

Kisah tentang Perasaan Bersalah dalam “Kukila”


Judul
: Kukila
Pengarang
: M. Aan Mansyur
Editor
: Siska Yuanita
Tahun Terbit
: 2012
Penerbit
: Gramedia Pustaka
Cetakan
: Cetakan kedua, November 2012
Tebal buku
: 195 halaman



                   Kukila adalah salah satu dari beberapa buku fiksi karya M. Aan Mansyur. Aan Mansyur lahir di Bone, Sulawesi Selatan, 14 Januari 1982. Sehari-hari dia bekerja sebagai relawan di Kafe Biblioholic dan komunitas Ininnawa di Makassar. Adapun buku fiksi M. Aan Mansyur yang telah terbit lainnya seperti Hujan Rintih-Rintih (2005), Perempuan, Rumah Kenangan (2007), Aku Hendak Pindah Rumah (2008), Cinta yang Marah (2009), dan Tokoh-Tokoh yang Melawan Kita dalam Satu Cerita (2012).
                Judul buku ini diambil dari salah satu cerita di dalamnya, yaitu “Kukila (Rahasia Pohon Rahasia)”. Cerita tersebut mengisahkan tentang seorang wanita yang hidupnya dihantui perasaan bersalah kepada mantan suaminya, mantan kekasihnya, dan anak-anaknya, wanita itu bernama Kukila.
                Kukila adalah seorang wanita yang membenci September dan pohon mangga. Pilang adalah mantan kekasihnya. Setelah bertahun-tahun mereka dipisahkan, akhirnya mereka dipertemukan kembali di suatu reuni. Kukila akan segera menikah, tetapi bukan dengan Pilang. Mengetahui hal itu, Pilang berkata bahwa ia telah mengetahui calon suami Kukila, Rusdi. Kukila kaget setelah mengetahui bahwa Rusdi adalah sahabat karib Pilang semenjak SMP, tapi Kukila tidak mencintai Rusdi.
                Hidup Kukila tidak lebih baik setelah menikah dengan Rusdi. Benar yang dikatakan Pilang, Rusdi adalah lelaki yang baik sehingga Kukila tidak perlu khawatir, hanya saja Rusdi mandul. Orang tua mereka ingin mereka mempunyai anak, akhirnya Rusdi memilihkan jalan keluar, jalan keluar yang menyakitkan tapi harus dilakukan. Rusdi membiarkan Kukila melakukan hal itu dengan Pilang. Dua anak perempuan dan satu lelaki dari rahim Kukila bukanlah anak Rusdi. Akhirnya Rusdi tak tahan lagi dan meninggalkan Kukila bersama dengan September, pohon mangga yang tinggal selutut, dan segudang perasaan bersalah.
                Aan Mansyur berhasil menceritakan Kukila dengan sangat indah dan menarik dengan gaya bahasanya yang puitis. Selain “Kukila (Rahasia Pohon Rahasia)”, masih banyak cerita-cerita pendek karangannya yang menarik untuk dibaca. Penceritaan alur dalam buku ini sungguh memberi kejutan sehingga menjadikan buku ini layak untuk dinikmati pembaca, namun sebagian cerita di dalam buku ini tidak sesuai untuk pembaca di bawah umur karena terdapat unsur dewasa di dalamnya. Banyak sekali pelajaran tentang hidup, cinta, dan pilihan yang dapat diambil dari buku ini. Dengan kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pembelajaran hidup bagi pembacanya.

Komentar

Posting Komentar

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar :D

Postingan populer dari blog ini

ENZIM | TANYA DAN JAWAB

Culinary Review: The Solchic Solo, Chicken Package Easy Wings